Latest Moments

Beautiful day . . . . . .

KM FK UNTAN _ CAHAYA #BEM FK UNTAN _KREATIF&DINAMIS

Cek..cek...
ceilah,,,, nda nyangka dah lama juga nda nulis kembali. Stelah sibuk berkutat dengan laporan praktikum, ujian dan tugas kuliah disertai amanah organisasi bejibun (kata orang kebanyak wajihah lu) . Yah ,,, yah,,, yah,,,, terserah deh,,, yang penting aku suka ^_^

Oke kembali lagi,,, ini nih,,, judul yang berharap kalau ada orang kepo sama BEM FK hehe,,, bisa buka blog ini,,, lumayan nambah viewer (ngarep banget lu -_- ). Alhamdulillah setelah nyaris 3 tahun diriku berkutat di kampus yang kata orang "supersibukjadwal". Kalau akunya sih nda menganggap demikian, cuma yang aku tahu... kampus yang orangnya suka nyari kesibukkan. Yah kesibukkan dalam hal apapun, ntah ngerjkan laporan, ntah ngumpul bareng di kantin, sekre atau numpang hostpotan gratis, ntah ngelab mondar-mandir pakai jas lab (kalau yang farmasi : nda boleh bawa jas lab ke kantin, bisa kena ultimatum laboran sama asisten ntar). Intinya jadwal kuliah sebenarnya tidak sesibuk yang kamu fikirkan,,, hanya saja jadwalnya yang sering loncat sana-loncat sini,, dan kita kudu ngejar nya karna kalau nda ikut sekali maka nyawamu habis,,, apalagi buat yang organisatori kayak gua,,, sekali sistem pembelajaran dirubah menjadi PBL maka sehari nda masuk bakal penyesalan sampai akhir semester. Makanya kelihatan agak sok rajin,,, padahal T.T . Kok jadi curhat,,,  ? yee,,, ini kan blog pribadi,,, terserah si pemilik lah,,, ^_^


Nah ngomongi masalah organisasi nih,, nda nyangka sekarang di tahun ketiga ini aku diamanahkan menjadi WAPRESMA (wakil presiden Mahasiswa) BEM FK mendampingi PRESMA (Presiden Mahasiswa) si Irwanda Djamil. Nda nyangka nya dimana,, jadi ternyata eh ternyata diriku pernah menuliskan mimpi di 100 target yang ternyata lebih dari 100 itu,,, salah satunya menjadi orang yang berpengaruh di BEM FK UNTAN dan taraaa,,, ternyata menjadi wapresma (biasa aja kelles). Aku excited aja , kenapa ternyata yang menjadi presma pun irwanda. Masih aku ingat banyolan (candaan) anak-anak waktu masih masuk tahun kuliah pertama (alias maba). "Aku bakal jadi wapresma, kalau wanda maju jadi presma". Nah loh,,, termakan omongan sendiri T.T. Ini kejadiannya saat setelah LT BEM di tahun 2012 dimana aku menjadi peserta LT terbaik perempuan dan wanda menjadi peserta LT terbaik laki-laki. Hei ,, bukan karena mau di pasang-pasangkan. Tapi ntah lah penilaian an ada di senior2 pendahulu... Intinya saat itu terucap seperti etanol menguap di udara lalu tersebar ke telinga para pengingat terbaik di angkatanku. Oke cukup...

Jadi intinya ketika tawaran itu datang awalnya ingin menolak, mengingat akunya masih memegang amanah di organisasi lain. Tapi penolakan terhenti dan berganti kata Iya InsyaAllah siap setelah ada yang menyinggung "AA2 & ALT2" (yang ini rahasia, hanya para sesepuh yang tahu). JLEBB banget,,, nda tahu mau nolak gimana, udah terikat ikrar untuk siap kapanpun dibutuhkan. Yah..yah...yah... dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim,,, ku penuhi ucapanku. Inilah asal muasal kenapa bisa akhwat(red:perempuan) kayak gue yang selembe ini bisa menjadi wapresma mendamping irwanda.

Ngomongi masalah irwanda (program studi pendidikan dokter),,, nah anak satu ini emang dah kelihatan banget bibit, bebet, bobotnya dari awal masuk di FK,, udah paling menonjol di antara yang lain. Daannnnn ah udah nda usah dibahas lagi, Intinya emang beliau dah sangat WAW soal organisasi kalau di kampus, disamping prestasi akademiknya bagus.

Ini nih beberapa dokumentasi dari saat masa kampanye,, ampe terbentuk...

Ini nih poster masa kampanye saat memperkenalkan visi misi pencalonan (kalau dilihat dari gambar tangan yang bersatu dan nama himpunan serta UKM yang berada dibawah BEM, udah bisa mendeskripsikan toh? )

Ini poster saat memperkenalkan diri


 Ini Saat Kabinet Cahaya sudah terbentuk ^_^



Ini nih plang mau masuk ruangan BEM Kece badai...

 Kondisi ruangan kalau lagi sepi


Struktur Organisasi Kabinet Cahaya ^_^ 


Banner Visi dan Misi BEM FK

Sisi lain ruangan,, kata Presma biar nda pada tidur sengaja disempit-sempitkan,,


Sisi lain ruangan,, ntar mau di tempel beraneka tempelan di dinding ini


Nah ini dia keluarga BEM FK UNTAN CAHAYA
#Kreatif_Dinamis

Semoga hati-hati kita senantiasa dipersatukan dalam ukhuwah/ikatan silahturahmi yang kuat, menjaga kebersamaan, loyalitas dan kebahagian dalam menjalankan amanah yang mereka letakkan di atas pundak kita masing-masing. BEM ini hanyalah sebuah miniatur kehidupan kita, yang nantinya saat kita sudah memiliki jalan masing-masing kita akan menemukan hal yang lebih kompleks lagi dari hanya sekedar permasalahan di organisasi. Tapi di sini lah kita belajar bersosialisasi, sesuatu yang tidak kalian dapatkan jika hanya sekedar ke kampus dan kuliah.

Ini keluargaku,,, 3 profesi kesehatan berkolaborasi menjadi satu. Di mulai di sini kita untuk saling memahami ego masing-masing profesi, disini kita belajar menyelesaikannya untuk bekal good practice kita saat kita menjalankan profesi yang sesungguhnya

Persembahkanlah karya kalian yang terbaik di miniatur kecil ini....
Berkaryalah seKREATIF mungkin,,,
da bergeraklah seDINAMIS mungkin...
CERDAS pola pikir kalian baik dari akademis maupun non akademis ,,,
HARMONIS persaudaraan dan ukhuwah antar keluarga mahasiswa fk untan ,,,
BERAKHLAK MULIA menjadi prioritas utama dalam membangun maha karya abadi,,,

Salam KM FK UNTAN


# BEM FK UNTAN_CAHAYA_KREATIF&DINAMIS



Ketika Akhwat Jatuh Cinta

Akhwat jatuh cinta..
hmmm...rasanya tak ada yg aneh, mreka jg manusia.
Bukankah cinta adalah fitrah manusia?
Tak pantaskah akhwat jatuh cinta?
Mereka jg punya hati dan rasa..

Tapi tahukah kalian betapa berbedanya mereka saat cinta seorang lelaki menyapa hatinya?
Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu di wajah, tak ada buncah suka di dada..
Namun sebaliknya..
Ketika akhwat jatuh cinta..
Yg mereka rasakan adalah penyesalan yg amat sangat, atas sbuah hijab yg tersingkap.
Ketika lelaki yg tak halal baginya, bergelayut dlm alam fikirnya, yg mreka rasakan adalah ketakutan yg bgt besar akan cinta yg tak suci lg..
Ketika rasa rindu mulai merekah di hatinya, yg mereka rasakan adalah kesedihan yg tak terperih akan sbuah asa yg tak semestinya..

Tak ada senyum bahagia, tak ada rona malu..
Yang ada adalah malam2 yg d penuhi air mata penyesalan atas cintaNya yg ternodai..
Yg ada adalah kegelisahan, krn rasa yg salah arah..
Yg ada adalah penderitaan akan hati yg mulai sakit..

Ketika akhwat jatuh cinta..
Bukan harapan utk btemu yg mrk nantikan, tapi yg ada adalah rasa ingin menghindar dan menjauh dr org tsb.
Tak ada kata2 cinta, dan rayu.. Yg ada adalah kehawatiran yg amat sangat akan hati yg mulai merindukan lelaki yg blm halal atau bahkan tak akan pernah halal baginya..
Ketika mereka jatuh cinta, maka perhatikanlah, kegelisahan di hatinya yg tak mampu lg memberinya ketenangan di wajahnya yg dulu teduh..
Mrekz akan terus berusaha mematikan rasa itu bagaimanapun caranya.. Bahkan kendati dia harus menghilang,
Alangka kasihannya jika akhwat jatuh cinta.. Krn yg ada adalah penderitaan..

Tapi ukhti.. Bersabarlah.. Jadikan ini ujian dr Rabbmu..
Matikan rasa itu secepatnya..
Pasang tembok pembatas antara kau dan dia..
Pasang duri dlm hatimu agar rasa itu tak tumbuh bersemai..
Cuci dgn air mata penyesalan akan hijab yg tersingkap..
Putar balik kemudi hatimu, agar rasa itu tetap terarah padaNya..
Pupuskn rasa rindu padanya dan kembalikan dlm hatimu rasa rindu akan cinta Rabbmu..

Ukhti.. Jangan khawatir kau akan kehilangan cintanya.. Krn bila memang kalian di takdirkan bersama, maka tak akan ada yg dpt mencegah kalian bersatu..
Tp ketahuilah, bgmn pun usaha kalian utk bersatu, jika Allah tak menghendaki, maka tak akan pernah kalian bersatu..

Ukhti.. Bersabarlah.. Biarkan Allah yg mengaturnya.. Maka yakinlah.. Semuanya akan baik-baik saja..dan semua itu akan indah ketika tepat pada waktunya....

Dalam Islam, Penamu bisa menjadi Pedang


Assalamu'alaikum ukhti...

Engkau wahai muslimah cantik yang dikaruniakan Allah sebagai makhluk yang lembut lagi perasa.

Kesungguhanmu dalam berdakwah membuatmu menjadi muslimah yang kuat lagi tangguh, namun tanpa engkau harus memegang pedang dalam berjihad. Lembut tanganmu bukan untuk bertarung, halusnya perasaanmu bukan untuk menghunus. Tapi tajamnya fikiranmu untuk dijadikan senjata, Hati yang tulus menjadi kekuatanmu.

Angkatlah penamu untuk menggoreskan tinta perjuanganmu,,, buatlah karya lewat tulisanmu. Ubah dunia dengan pemikiran dan kata-katamu....

Ingat surah ini ??

Buih itu akan hilang sebagai sesuatu yang tiada harganya, adapun yang memberikan manfaat kepada manusia, ia akan tetap tinggal dibumi…( Q.S, Ar-ra’d, 17). 

Begitulah saya memaknai setiap karya dan tulisan yang saya buat,

Bukankah Allah telah berfirman dalam Al-Quran, bahwa buih yang tidak memberikan manfaat di muka bumi ini akan hilang tidak ada harganya, namun buih itu akan tetap ada di muka bumi ini dan berjaya bila ia memberi manfaat.

Kemanfaatan ini diibaratkan puncak keimanan kita. Perumpamaan iman yang baik seperti layaknya sebuah pohin yang baik.

"Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya kuat dan cabangnya menjulang ke langit, (pohon) itu menghasilkan buahnya pada setiap waktu dengan seizin Tuhannya. Dan Allah membuat perumpamaan itu untuk manusia agar mereka selalu ingat." (Q.S Ibrahim : 24-25)

Kemanfaatan bukan sekedar hanya memberi manfaatnya saja. Tapi , cara memberikan manfaat itulah yang manjadi inti dari kebermanfaatan kita untuk orang lain. Cara memberi manfaat pun harus dengan cara yang baik. Salah satunya melalui karya yaitu tulisanmu.

Ingat sekali lagi...

"Khoirunnas anfa' uhum linnas (sebaik-baiknya manusia di antaramu adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain) " (HR. Bukhari Muslim)

Oh ya,,, semoga Allah memudahkan langkah saya untuk bisa kembali menulis dan menyelesaikan buku saya kembali. Dan semoga impian menjadi penulis bisa tercapai ^_^ aamiin...

Dress for Allah or Dress for Human ?

Wahai Muslimah yang dicintai Allah...

Ingatlah.. setiap wanita itu merindukan perhatian dan kasih sayang. Ketika ia diberikan pujian maka akan luluh hatinya...


Nah ini yang harus diperhatikan, Pujian sama dengan p-UJIAN . Yap, ujian yang harus kita pertanggung jawabkan di akhirat kelak. Apakah karena itu kemudian membuat kita tinggi hati atau malah justru takut dan semakin merunduk.


Ayo muslimah mana yang ketika dibilang " Subhanallah ukhti cantik sekali hari ini ^_^"
tidak senang, walaupun hanya terbersit dan sekilas di hati. Tapi pastinya senang, karena ada yang perhatian dengan penampilan kita saat itu. Tapi.... yang harus diingat..


Manusia hanya bisa memberi pujian, tapi hanya Allah-lah yang bisa ngasih pahala


pujian itu rasa senengnya ngga sampe 5 menit, tapi ridho Allah itu berbuah ketenangan hati yang awetnya bakal lamaaaaa, bekal sampai surga..
lho kan sunnah untuk mempercantik diri dan menyenangkan orang lain?
iya, makanya harus benar-benar kita yakinkan diri, tanyakan niat,
"benarkah ini karena sunnah atau cari pembenaran kalo kita pengen pamer?"
atau coba jujur "ehm, pengen diliat siapa?"
periksa niat, dan kalo sudah baik-dan-benar, tanya lagi: sudahkah ini memenuhi kriteria syar'i?
kadang dilemanya adalah standar tabarruj yang kadang suka berbentur budaya-adat kebiasaan..
inilah saatnya kita harus pandai-pandai menakar.. ya ngga mungkin juga kali kalo lagi pergi ke walimahan pake jilbab kaos, tas ransel plus sendal gunung.. itu sih malah jadi sumber perhatian -__-'


Prinsipnya
ketaqwaan adalah busana yang terbaik… karena Allah suka
ngga ada yang lebih oke dari itu..
ngga ada istilahnya "jibabin hati dulu baru jilbabin fisik"
err, jilbab dimana-mana di fisik yaa -__-' dan hati itu di-TAQWA-in bukan di-JILBAB-in..
ntar aja deh dandan habis-habisannya, buat yang udah halal aja.. itu baru maksimal dapet ridho Allah, insyaa'Allah..


oiya terakhir tentang niat,
kalau didefinisikan, niat adalah suatu yang membedakan antara ibadah dan kebiasaan..
ibadah berbuah pahala, kebiasaan ngga berbuah apa-apa..
jadi memang ketika berpakaian pun, akan lebih mulia jika pake kesadaran penuh: "aku sedang taat pada-Mu ya Allah"


perkara menjaga niat ini emang super sulit (Sufyan Ats-tsauri, ulama generasi tabi'in, aja bilang gitu, gimana kita) -- maka kita harus minta pertolongan Allah..
hmm, smoga kita dimudahkan ya, muslimah!





Pengaruh Pertambahan Penduduk terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam


Mengingat tanggal 5 Juni adalah Hari Lingkungan Dunia, hari yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa pada tahun 1973 untuk meningkatkan kesadaran dunia akan pentingnya menjaga lingkungan kita. Maka pembahasan kita kali ini yaitu berhubungan dengan lingkungan, bagaimana kondisi kelestarian dan keseimbangan alam kita khususnya di Indonesia. Berkaitan dengan diadakannya lomba Blog Kependudukan di Indonesia yang diadakan oleh BKKBN (Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional), maka dalam artikel ini saya (penulis) akan membahas mengenai " Pengaruh Pertambahan Pendudukan terhadap Keseimbangan Lingkungan dan Kelestarian Alam"


Sobat . . . !, sudah tidak menjadi “RAHASIA” lagi.

Bahwa negeri kita ini kaya raya, kaya dengan sumber daya alam, tanahnya subur, tempat wisatanya yang luar biasa indah dan terkenal di dunia. Bahkan negara lain pun tak akan ada yang menyamai seperti Indonesia. Sampai ada yang berkata melempar batu jadi berlian, melempar kayu jadi tanaman, melempar duwit jadi makanan (emang tukang sulap apa . . . ). Tapi, FANTASTIC bukan?! Inilah negeri kita, negeri “Surganya Dunia”.


 Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu.
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu

Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman.
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman
Cipt : Koes Plus

Kekayaan Indonesia
Lagu Kolam Susu karya Koes Plus ini mengingatkan akan satu hal, bahwa negeri kita sangat kaya. Sebatang kayu yang ditancapkan kedalam tanahpun tumbuh menjadi tanaman, inilah tanah kiriman surga, bandingkan dengan mereka yang tinggal di daerah bersalju, hanya beberapa tanaman yang bisa tumbuh. Airnya pun di ibaratkan dengan kolam susu, penuh dengan aneka macam ikan, diambil setiap hari oleh nelayan, tidak pernah habis, sumber makanan bisa dihasilkan sendiri dengan mudah, sumber energi minyak bumi dan batu bara banyak sekali tersimpan dibawah negeri ini, bahkan Indonesia sebenarnya mampu hidup tanpa campur tangan negeri lain, justru negeri lain sangat takut akan kemandirian Indonesia.



Mengutip kalimat Presiden Republik Indonesia pertama : Ir. Soekarno
" Aku tinggalkan Kekayaan alam Indonesia, biar semua negara besar dunia iri dengan Indonesia dan aku tinggalkan hingga bangsa Indonesia sendiri yang mengolahnya"



 Sobat, rasanya saya tidak bisa menghitung nikmat hidup disurganya dunia ini. Sobat mungkin bertanya, seberapa kayakah negeri kita ini? Cheek it out!

 Dari sumber yang ada, negeri kita ini ternyata masuk peringkat 6 terbesar di dunia untuk negara yang kaya akan sumber daya tambang. Negara kita mempunyai tambang emas yang masuk dalam peringkat enam di planet ini, ada juga sumber lain yang mengatakan peringkat tujuh dunia dan kualitas emasnya pun menjadi salah satu yang terbaik di planet ini. Dan masih banyak lagi kekayaan alam di Indonesia dan keindahan alamnya yang tidak bisa disebutkan satu per satu.

 Sobat... Bumi kita sedang terancam. Umat manusia menghadapi tantangan yang sangat besar. Masa depan kita bersama penuh dengan harapan, namun juga penuh dengan pertanyaan. Pertanyaan besar ?

Kepadatan bangunan rumah penduduk
Butuh waktu puluhan ribu tahun bagi umat manusia untuk mencapai 1 miliar jiwa pada tahun sekitar 1800. Butuh waktu hanya 13 tahun bagi umat manusia untuk mencapai angka semiliar sejak 1999. Kabar menggembirakannya adalah bahwa penduduk dunia akan mencapai puncaknya dan stabil sekitar 9 miliar jiwa, mungkin pada tahun 2045. Namun BANYAK yang akan terjadi antara sekarang dan tahun  2050. Akan terjadi perubahan besar dalam bidang ekonomi, lingkungan, sosial –belum lagi perubahan politik dan keamanan.
 
Persoalannya adalah ekosistem alam dan kemampuan pertumbuhan kembali hayati kita sedang rusak parah sehingga membahayakan kemampuan bumi untuk mempertahankan kehidupan. Sumberdaya alam kita menipis, dan sebagian terjadi dengan cepat. Ekosistem alam terancam.  Air, tanah, dan udara semakin tercemar. Cadangan air anjlok. Erosi tanah mengarah menjadi padang tandus. Pemanasan global telah terjadi dan spesies-spesies lenyap lebih cepat daripada laju kepunahan mereka secara alami.
Persoalan kependudukan dan kerusakan lingkungan hidup adalah dua hal yang saling terkait antara satu dengan lainnya. Terjadinya kerusakan lingkungan dapat berdampak kepada kehidupan manusia secara makro. Oleh karena itu perlu adanya upaya kedepan secara bijak guna tetap mempertahan kelestarian dan kualitas lingkungan yaitu dengan mencegah adanya praktek bad governance dan menumbuhkan sikap good governance.

Sebelum membahas persoalan kependudukan dengan lingkungan, mari kita simak terlebih dahulu makna pembangunan. Pembangunan adalah suatu rangkaian usaha terencana yang dilakukan secara sadar oleh masyarakat dan pemerintah untuk mengubah keadaan yang kurang baik menjadi lebih baik. Dalam mencapai tujuan pembangunan tersebut, salah satu permasalahan yang pelik dan kompleks yang selalu dihadapi oleh negara maju maupun berkembang adalah masalah lingkungan hidup dan kependudukan.

Permasalahan kependudukan yang selalu dihadapi oleh negara maju maupun berkembang adalah masalah over populasi, angka kelahiran dan kematian bayi yang tinggi, urbanisasi, pengangguran, ketidakmerataan penyebaran penduduk yang semakin kompleks akan mengimbas kepada segmen terpenting dalam kehidupan manusia, yaitu kelestarian lingkungan hidup.

Pertumbuhan penduduk yang cepat meningkatkan permintaan terhadap sumber daya alam. Pada saat yang sama meningkatnya konsumsi yang disebabkan oleh membengkaknya jumlah penduduk yang pada akhirnya akan berpengaruh pada semakin berkurangnya produktifitas sumber daya alam. Kondisi sebagaimana digambarkan tersebut dapat diibaratkan seperti lilin, pertumbuhan penduduk yang cepat akan membakar lilin dari kedua ujungnya. Sehingga batang lilin itu akan cepat meleleh dan habis. Dampak kepadatan penduduk sebagai akibat laju pertumbuhan penduduk yang cepat terhadap kelestarian lingkungan adalah sebagai berikut:
  1.  Meningkatnya limbah rumah tangga sering disebut dengan limbah domestik
  2. Pertumbuhan penduduk yang terjadi bersamaan dengan pertumbuhan ekonomi dan teknologi yang melahirkan industri dan sistem transport modern. Industri dan transport menghasilkan berturut-turut limbah industri dan limbah transport.
  3. Akibat pertambahan penduduk juga mengakibatkan peningkatan kebutuhan pangan. Kenaikan kebutuhan pangan  dapat dipenuhi dengan intensifikasi lahan pertanian,  antara lain dengan mengunakan pupuk pestisida, yang notebene merupakan sumber pencemaran dan eksploitasi hutan untuk membuka lahan baru juga meningkat
  4. Makin besar jumlah penduduk, makin besar kebutuhan akan sumber daya. Dengan makin meningkatnya kebutuhan sumber daya itu, terjadilah penyusutan sumber daya.
Maka tidaklah berlebihan bahwa dampak kepadatan penduduk terhadap kualitas lingkungan sangatlah besar. Indonesia sebagai sebuah negara yang jumlah penduduknya sangat besar juga sedang menghadapi problematika besar tentang masalah kualitas lingkungan.
Penebangan liar akibat pembukaan lahan
Limbah sampah domestik dan industri
Banjir ulah manusia akibat kepadatan penduduk sehingga tidak adanya tanah serapan air

Dalam menghadapi semakin menurunnya kualitas lingkungan sebagai akibat pertumbuhan penduduk, maka sikap “good governance” yaitu adanya sikap bersama antara pemerintah dan masyarakat yang benar-benar peduli terhadap keseimbangan antara pertumbuhan penduduk berikut segala dimensinya dengan kelestarian lingkungan perlu digalakkan. mengubahgayahidup kita agar ramah iklim dan lingkungan, dan selaras dengan agenda pertumbuhan hijau kita. Mengurangi emisi. Mengurangi pemakaian. Berganti ke barang terbarukan. Melestarikan hutan. Menghemat energi. Menyebarkan teknologi. Melakukan tindakan secara global. Resep ini sudah kita kenal semua. Resep ini merupakan bagian dari hati nurani dunia. Resep ini didukung oleh pendapat umum. Namun sangat sering langkah penyelesaian ini terjebak dalam kepentingan pribadi yang sempit, politik yang picik, dan diplomasi yang kaku –atau gabungan dari semuanya.
Banyak program yang sudah digalakkan oleh pemerintah , namun dalam pelaksanaannya kurang efektif, seperti dalam Undang-Undang No 4 Tahun 1982 tentang Lingkungan Hidup, bahwa pemilik HPH dan HPHTI dalam melakukan penebangan hutan dengan cara tebang pilih, tetapi prakteknya justru mereka melakukan sistem tebang habis tanpa mengindahkan kelestarian hutan. Jangan kan untuk melakukan upaya reboisasi secara menyeluruh, melakukan penebangan secara tebang pilih saja tidak dilakukan. Dan anehnya pemerintah tetap menutup mata terhadap kondisi demikian. Sehingga mereka selalu berlindung di ketiak pemerintah untuk menghindari sorotan publik. Kepentingan yang hanya dinikmati oleh segelintir orang ini ternyata membawa bencana bagi seluruh masyarakat. Musibah banjir, asap tebal dibeberapa wilayah Kalimantan dan Sumatera merupakan salah satu bukti ketamakan para pemilik HPH dalam mengekploitasi hutan secara berlebihan.

Praktek “bad governance” tersebut seyogyanya tidak harus terjadi, hal ini mengingat bagaimanapun juga, lingkungan bagi kehidupan manusia adalah segala-galanya. Tanpa adanya dukungan dari lingkungan yang cukup, maka jangan harap ada kehidupan dimuka bumi ini. Karena itu upaya penyelarasan antara pertumbuhan penduduk yang diikuti oleh peningkatan pemenuhan kebutuhan dan meningkatnya ketergantungannya kepada sumber daya alam, dengan tetap memelihara kelestariannya adalah suatu yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Pemerintah harus mempelopori semangat cinta lingkungan dalam bentuk penegakan hukum dan aturan sebaik-baiknya, perencanaan pembangunan yang mempertimbangkan dampak lingkungan, maupun memberdayakan partisipasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan.

Demikian juga dengan usaha penekanan laju pertumbuhan penduduk juga harus tetap dipertahankan, sehingga akan terjadi keseimbangan antara kuantitas kebutuhan dengan kualitas sumber daya alam. Tanpa kepeloporan pemerintah dalam menegakkan aturan pelestarian sumber daya alam, maka mustahil upaya menangani permasalahan kependudukan dan kerusakan lingkungan bisa terwujud.

  • Penanganan masalah lingkungan hidup dan kependudukan, harus dilakukan secara interdisiplinary atau multidisciplinary, yang akan melahirkan imaginasi, inovasi dan kreatifitas tinggi dalam menciptakan model-model, cara-cara dan kebijakan baru khususnya maupun didalam menentukan arah pembangunan secara makro pada umumnya.
  • Kebijakan dalam bidang alih teknologi, bukan saja mengarah kepada eksploitability, tetapi juga mengarah kepada apa yang bersifat peningkatan teknologi dengan menekankan konservasi, recycling dan renewability
  • Memecahkan permasalahan lingkungan hidup dan kependudukan adalah mengkaitkannya dengan perspektif kultural dan religius. Hal ini mengingat bahwa negara Indonesia mayoritas penduduknya adalah beragama yang terbingkai oleh berbagai macam kultur.
Saya percaya kita DAPAT mengubah dan memperbaiki permasalahan ini. Mewujudkan impian untuk menyeimbangkan dan menyelaraskan lingkungan khususnya di Indonesia. Namun untuk mencapai semua ini, SEKARANGLAH waktunya untuk memilih. . Dan SEKARANGLAH waktunya untuk Berbuat. 

Apa pilihan kita?